Ingin Menghindari Masalah Keuangan dalam Berbisnis?

Category: Bisnis
Published Date
Written by Anita Hits: 9

Apakah Anda seorang pengusaha pemula? Jika iya, tahukah Anda apa saja yang akan terjadi jika Anda mengalami masalah keuangan dalam berbisnis? Yup, Anda akan menghadapi keluhan karyawan, terjebak dalam hutang, berurusan dengan pihak berwenang, dan kehilangan seluruh aset berharga jika Anda tidak bisa melunasi hutang-hutang Anda. Untuk itu, sangat disarankan untuk  mengatur keuangan sebaik mungkin guna menghindari masalah keuangan. Di samping itu, ada baiknya juga untuk menerapkan metode 2P di bawah ini:

Pembukuan

Ada banyak pengusaha yang menjalankan bisnis tanpa memiliki pembukuan yang jelas. Mereka biasanya hanya mengandalkan insting dan perasaan untuk mengetahui kondisi keuangan mereka. Alhasil, ketika angka penjualan mereka turun, mereka tidak menyadarinya. Bayangkan apa yang akan terjadi jika pada periode ini, mereka memilih untuk membeli perlengkapan kantor baru atau meminjam uang di bank untuk modal pengembangan bisnis. Tentu, mereka akan kesulitan untuk membayar tagihan setiap bulan. Tak heran jika hutang akan terus menghantui hidup mereka.

Di lain sisi, jika mereka memiliki pembukuan, mereka akan tahu berapa pemasukan dan pengeluaran dalam bisnis mereka secara rinci. Hal ini tentu saja dapat berguna untuk mengetahui kondisi keuangan usaha, membantu mengambil keputusan, dan mengontrol keuangan usaha. Bahkan, pembukuan bisnis bisa digunakan sebagai pelengkap syarat untuk mengajukan pinjaman. Pihak bank atau kreditor tidak akan sungkan meminjamkan dana jika pembukuan terlihat baik. Untuk itu, Anda harus memiliki pembukuan bisnis supaya Anda memperoleh informasi yang jelas tentang aliran dana di dalam bisnis Anda. Di samping itu, Anda juga akan mendapatkan kemudahan dalam mengatur keuangan usaha. Ingat untuk menggunakan tenaga ahli dan perangkat lunak terkait untuk mendapatkan data yang akurat.

Pemberhentian

Maksudnya adalah Anda harus melakukan pemberhentian kontrak kepada karyawan-karyawan yang tidak disiplin kerja, tidak mampu mencapai target, dan tidak mematuhi peraturan kantor atau SOP kerja yang sudah ditetapkan. Sadari bahwa Anda bisa membuang-buang uang saja jika Anda menggaji karyawan yang hanya menjadi beban di perusahaan Anda. Bagaimana jika karyawan tersebut masih memiliki hubungan dekat dengan Anda, bisa itu keluarga atau tetangga? Di sini, sangat disarankan untuk tetap bertindak tegas. Jika Anda masih mempertahankan mereka, Anda sendiri yang akan rugi. Bila diibaratkan, hal ini seperti duri dalam daging.

Oleh sebab itu, melakukan pemberhentikan kerja sangat disarankan untuk mengurangi beban usaha Anda. Namun, ingat bahwa Anda tidak boleh asal pecat karyawan supaya Anda tidak terjadi konflik. Idealnya, Anda boleh memecat karyawan jika yang bersangkutan masih melakukan tindakan tidak terpuji atau melakukan kesalahan yang sama setelah Anda memberikan teguran dan surat peringatan sebanyak 3 kali. Pastikan juga bahwa Anda memberi penjelasan yang jelas kepada karyawan agar mereka menyadari kesalahan mereka. Jika Anda merasa bahwa mereka adalah karyawan berkualitas dan berpengalaman, sebaiknya ketika menegur mereka, Anda tanyakan alasan mengapa mereka melakukan kesalahan. Jika Anda  sudah mengetahuinya, cari solusi yang tepat supaya mereka bisa terus bekerja di kantor Anda. Misalnya, jika alasan mereka karena ketidaknyamanan tempat kerja, maka Anda harus menciptakan tempat kerja yang nyaman dengan cara mendekorasi ulang ruang kerja dan menyediakan peralatan kantor yang baru. Siapkan dana yang cukup terlebih dahulu dan Anda juga boleh bertanya mengenai keinginan mereka supaya tempat kerja yang mereka inginkan dapat diwujudkan.

Well, semoga Anda terbebas dari masalah keuangan.